
Pengabdian Cendekiawan Matematika di TPQ Darussalam Rejasari: Memadukan Ilmu Matematika dan Agama
Purwokerto – Komunitas Sigma dari Program Studi Tadris Matematika (TMA) UIN Saizu Purwokerto telah sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Cendekiawan Matematika (PCM) di Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) Darussalam, Desa Rejasari, Kecamatan Purwokerto Barat. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 11, 12, dan 15 Maret 2025 ini bertujuan untuk melatih mahasiswa dalam berinteraksi, mengajar, dan berbagi ilmu dengan masyarakat, khususnya anak-anak TPQ. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa TMA tidak hanya mendalami ilmu matematika, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pendidikan agama.
Selama tiga hari pelaksanaan, kegiatan PCM diikuti oleh sekitar 40 murid TPQ Darussalam yang terdiri dari anak-anak usia pra-sekolah, TK, SD, hingga SMP. Para pengurus Komunitas Sigma dan relawan dari mahasiswa TMA turut serta dalam menyukseskan acara ini. Antusiasme tinggi terlihat dari para murid TPQ yang sangat bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Pada hari pertama dan kedua, kegiatan dimulai pukul 16.00 WIB hingga 17.00 WIB. Setiap sesi diawali dengan membaca Asmaul Husna bersama-sama, menciptakan suasana yang khusyuk dan penuh berkah. Anggota Komunitas Sigma dan para relawan membantu kegiatan rutin TPQ, seperti mengaji dan menghafal surah pendek. Mereka juga merancang berbagai kegiatan yang menarik, interaktif, dan menyenangkan, termasuk permainan edukatif seputar keagamaan serta matematika yang mengasah otak.
Puncak acara PCM berlangsung pada hari ketiga, yang dimulai lebih awal pada pukul 14.00 WIB. Berbagai lomba diadakan untuk menguji kemampuan dan kreativitas murid TPQ meliputi lomba mewarnai, hafalan surah pendek dan doa harian, serta praktik salat. Lomba mewarnai kali ini menghadirkan tantangan unik, yaitu peserta harus mewarnai gambar masjid yang menggabungkan unsur matematika bangun datar, sehingga mengasah kemampuan kognitif dan seni mereka secara bersamaan. Lomba hafalan surah pendek dan doa harian untuk memperkuat pendidikan agama, serta praktik salat sebagai aplikasi langsung dari pembelajaran di TPQ.
Lomba-lomba berlangsung meriah dan penuh semangat. Setelah seluruh rangkaian lomba selesai, para pemenang diumumkan dan diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi. Sertifikat penghargaan juga diberikan kepada pengurus TPQ Darussalam. Sesi kesan dan pesan menjadi momen haru, di mana seorang anak mengungkapkan rasa terima kasih dan kenangannya terhadap kegiatan ini.
“Terima kasih kepada mbak-mbak dan mas-mas yang sudah datang ke TPQ,” ucap salah satu anak. “Aku akan mengenang jasa kalian,” timpal anak lainnya yang disambut haru dan riuh tepuk tangan. Acara PCM ditutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi.
Kegiatan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari para pengurus TPQ dan orang tua murid. Mereka mengapresiasi upaya para cendekiawan matematika dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan bermanfaat bagi anak-anak Rejasari. Dengan adanya PCM, diharapkan terjalin sinergi antara ilmu matematika dan ilmu agama, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan di masyarakat.
