{"id":946,"date":"2026-10-06T07:40:42","date_gmt":"2026-10-06T07:40:42","guid":{"rendered":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/?p=946"},"modified":"2026-10-14T08:37:28","modified_gmt":"2026-10-14T08:37:28","slug":"dr-maria-ulpah-kenalkan-jejak-matematika-peradaban-islam-kepada-mahasiswa-umdc-filipina","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/2026\/10\/06\/dr-maria-ulpah-kenalkan-jejak-matematika-peradaban-islam-kepada-mahasiswa-umdc-filipina\/","title":{"rendered":"Dr. Maria Ulpah Kenalkan Jejak Matematika Peradaban Islam kepada Mahasiswa UMDC Filipina"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>PURWOKERTO<\/strong> \u2013 Program Studi Tadris Matematika UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto melaksanakan kegiatan <em>International Team Teaching<\/em> (ITT) bertajuk <em>Collaborative Online International Learning<\/em> bersama University of Mindanao Digos College (UMDC), Filipina. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Selasa (6\/10\/2026) pukul 13.00\u201314.30 WIB. Pesertanya adalah mahasiswa Department of Teacher Education UMDC, khususnya program pendidikan matematika.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kegiatan ini, Dr. Maria Ulpah, M.Si., Associate Professor Program Studi Tadris Matematika UIN Saizu, hadir sebagai narasumber dengan materi &#8220;Islamic\/Arabic Mathematics: The Development of Mathematics in Islamic Civilization&#8221;. Beliau memulai pemaparan dengan menjelaskan bahwa matematika Islam\/Arab adalah pengetahuan matematika yang berkembang dalam peradaban Islam, terutama pada abad ke-8 hingga ke-15 Masehi, dan mencakup wilayah Arab, Persia, Mesir, Andalusia, Asia Tengah, hingga India. Bahasa Arab pada masa itu menjadi bahasa utama keilmuan sehingga banyak karya ilmiah ditulis, diterjemahkan, dan disebarluaskan dalam bahasa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta diajak menelusuri masa keemasan Islam pada era Dinasti Abbasiyah, ketika Baghdad dan Bayt al-Hikmah menjadi pusat perpustakaan, penerjemahan, penelitian, dan diskusi ilmiah. Dr. Maria kemudian membahas sistem bilangan Hindu-Arab beserta peran angka nol dalam notasi nilai tempat. Beliau menegaskan bahwa sistem ini berasal dari India, tetapi dipelajari, digunakan, dan disebarkan secara luas oleh ilmuwan Muslim melalui karya matematika berbahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pembahasan berlanjut pada Al-Khwarizmi, tokoh yang karyanya, <em>Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wa al-Muqabala<\/em>, melahirkan istilah aljabar (<em>algebra<\/em>), sementara namanya menjadi asal kata algoritma. Peserta juga diperkenalkan pada perkembangan aljabar oleh Al-Karaji dan Omar Khayyam, kontribusi Thabit ibn Qurra dalam geometri, serta pengembangan trigonometri oleh Al-Battani, Abu al-Wafa, dan Al-Tusi. Selain itu, Dr. Maria menunjukkan bahwa matematika di dunia Islam juga digunakan untuk kebutuhan praktis, seperti penentuan waktu salat, arah kiblat, kalender Hijriah, pembagian warisan, perdagangan, dan administrasi, serta tampak pada geometri seni dan arsitektur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam bagian akhir, Dr. Maria menjelaskan bagaimana pengetahuan tersebut berpindah ke Eropa melalui Andalusia, Toledo, dan Sisilia, termasuk lewat karya Fibonacci, <em>Liber Abaci<\/em>, pada 1202 yang memperkenalkan angka Hindu-Arab. Beliau menekankan bahwa peradaban Islam bukan sekadar &#8220;jembatan&#8221; yang meneruskan matematika Yunani ke Eropa, melainkan juga pengembang aljabar, aritmetika, trigonometri, dan perhitungan astronomi. Menurutnya, sejarah matematika merupakan sejarah peradaban yang saling terhubung, dan warisannya masih terasa pada aljabar, algoritma, dan kecerdasan buatan hingga navigasi dan arsitektur modern.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peserta menyambut materi ini dengan positif. Prince Jey L. Alican menyebut sesi tersebut sebagai kuliah yang baik dan membantunya belajar lebih banyak. Ray Ann Babe S. Cervantes menilai penyampaiannya jelas dan mudah dipahami, sedangkan Athena Hera D. Yator menilai materi disampaikan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Tadris Matematika dalam memperkuat atmosfer akademik internasional, memperluas jejaring kerja sama, dan mendorong internasionalisasi pembelajaran. Kolaborasi dengan UMDC diharapkan terus berkembang melalui berbagai kegiatan akademik lainnya, baik di bidang pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PURWOKERTO \u2013 Program Studi Tadris Matematika UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto melaksanakan kegiatan International Team Teaching (ITT) bertajuk Collaborative Online International Learning bersama University of Mindanao Digos College (UMDC), Filipina. Kegiatan berlangsung secara daring melalui Google Meet pada Selasa (6\/10\/2026) pukul 13.00\u201314.30 WIB. Pesertanya adalah mahasiswa Department of Teacher Education UMDC, khususnya program pendidikan&#8230;<\/p>\n<p class=\"more-link-wrap\"><a href=\"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/2026\/10\/06\/dr-maria-ulpah-kenalkan-jejak-matematika-peradaban-islam-kepada-mahasiswa-umdc-filipina\/\" class=\"more-link\">Baca Selengkapnya<span class=\"screen-reader-text\"> &ldquo;Dr. Maria Ulpah Kenalkan Jejak Matematika Peradaban Islam kepada Mahasiswa UMDC Filipina&rdquo;<\/span> &raquo;<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":947,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6,7],"tags":[],"class_list":["post-946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-prestasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=946"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":967,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/946\/revisions\/967"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tma.uinsaizu.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}